Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Durian: Buah Paling Kontroversial di Dunia yang Bikin Orang Benci atau Cinta

Di dunia kuliner, ada sedikit makanan yang mampu membagi opini manusia secara ekstrem seperti durian. Bagi sebagian orang, durian adalah “raja buah” — manis, creamy, kompleks, dan adiktif. Bagi sebagian lain, durian adalah mimpi buruk berbau busuk yang seharusnya dilarang di tempat umum.

Tidak ada buah lain yang begitu dibenci sekaligus dicintai seperti durian. Bau yang disebut sebagian orang seperti “campuran bawang busuk, kotoran, dan krim vanila” justru dianggap aroma surgawi oleh penggemarnya. Bagaimana sebuah buah bisa memicu reaksi yang begitu polar?

Mari kita telusuri lebih dalam tentang durian — dari asal-usulnya, fakta botani yang aneh, sejarahnya di Asia, hingga kontroversi modern yang masih berlangsung sampai sekarang.

Durian segar terbelah dengan daging kuning creamy yang menggoda
Durian segar terbelah dengan daging kuning creamy yang menggoda/foodie.com

Asal-usul dan Penyebaran Durian

Durian berasal dari wilayah Malesia (sekarang mencakup Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura). Nama “durian” sendiri berasal dari bahasa Melayu “duri” yang berarti duri, merujuk pada kulit buahnya yang penuh duri tajam.

Ada sekitar 30 spesies durian yang tercatat, tapi hanya satu spesies yang paling populer dan dibudidayakan secara luas: Durio zibethinus. Buah ini pertama kali disebutkan dalam catatan sejarah Cina pada abad ke-13, ketika pedagang Cina datang ke Kepulauan Melayu dan terkejut dengan buah “aneh” ini.

Di masa lalu, durian hanya tumbuh liar di hutan hujan tropis. Baru pada abad ke-19 mulai dibudidayakan secara intensif di Malaysia dan Indonesia. Saat ini, Thailand, Malaysia, dan Indonesia adalah tiga produsen durian terbesar di dunia.

Kenapa Bau Durian Begitu Kuat dan Kontroversial?

Bau durian berasal dari senyawa sulfur organik yang sangat volatil, terutama ethanethiol, propanethiol, dan diethyl disulfide. Senyawa-senyawa ini sama dengan yang ditemukan di bawang putih, kotoran, dan gas alam.

Menariknya, kemampuan manusia mencium bau durian sangat bervariasi karena faktor genetik. Beberapa orang memiliki reseptor penciuman yang sangat sensitif terhadap senyawa sulfur ini, sehingga baunya terasa sangat menyengat. Sementara yang lain hampir tidak terganggu.

Di Singapura, Hong Kong, dan beberapa negara Asia lainnya, durian dilarang dibawa ke hotel, kereta bawah tanah, dan pesawat karena baunya yang dianggap mengganggu. Di Thailand dan Indonesia, justru durian menjadi simbol kebanggaan nasional.

Tekstur dan Rasa yang Unik

Daging durian memiliki tekstur yang sangat khas: creamy, lembut seperti custard, sedikit berserat, dan agak berminyak. Rasanya kompleks — kombinasi manis, pahit, asam, dan gurih yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Para penggemar durian sering membagi rasa durian menjadi beberapa lapisan:

  • Aroma awal: kuat dan menyengat
  • Rasa utama: manis creamy dengan sedikit pahit
  • Aftertaste: gurih panjang yang membuat ketagihan

Ada ratusan varietas durian, masing-masing dengan karakter rasa berbeda. Beberapa varietas terkenal:

  • Monthong (Thailand) — manis, creamy, kurang pahit
  • Musang King (Malaysia) — pahit manis, tekstur kering, dianggap premium
  • Durian Bawor (Indonesia) — besar, sangat creamy, aroma kuat
  • Durian Montong vs Durian Petruk — perdebatan abadi di kalangan pecinta durian Indonesia

Fakta Botani yang Aneh

Durian termasuk buah berry secara botani (sama seperti pisang dan tomat). Buahnya tumbuh langsung dari batang atau cabang besar (cauliflory), bukan dari ujung ranting kecil.

Satu pohon durian bisa menghasilkan hingga 200 buah per musim, tapi hanya sekitar 20–30% yang berkualitas premium. Pohon durian juga sangat sensitif terhadap cuaca — hujan deras saat musim berbunga bisa menghancurkan panen.

Kontroversi Modern Durian

Di era globalisasi, durian menjadi komoditas ekspor yang sangat menguntungkan. China adalah pasar terbesar durian dunia saat ini. Namun, popularitas ini juga membawa masalah:

  • Deforestasi di Indonesia dan Malaysia untuk lahan durian
  • Penggunaan pestisida berlebihan
  • Isu buruh di perkebunan durian
  • Bau durian yang masih menjadi sumber konflik di negara-negara maju

Di sisi lain, durian juga menjadi simbol kebanggaan budaya. Festival durian di Malaysia dan Thailand selalu ramai pengunjung. Bahkan ada turisme durian yang semakin berkembang.

Manfaat dan Bahaya Durian

Durian kaya akan kalori, lemak sehat, serat, vitamin B, dan mineral. Tapi karena kandungan kalorinya sangat tinggi (satu durian bisa mencapai 2000+ kalori), orang sering kelebihan makan tanpa sadar.

Ada mitos bahwa durian tidak boleh dimakan bersama alkohol karena bisa “meledak” di perut. Secara ilmiah ini tidak benar, tapi kombinasi keduanya memang bisa membuat tubuh lebih panas dan sulit mencerna.

Kesimpulan

Durian adalah contoh sempurna bahwa keindahan dan kenikmatan sering kali datang dengan “harga” yang harus dibayar — dalam hal ini, baunya yang kontroversial. Bagi yang mencintainya, durian adalah surga di dunia. Bagi yang membencinya, durian adalah mimpi buruk berbau busuk.

Tapi satu hal yang pasti: tidak ada buah lain di dunia yang mampu memicu emosi sekuat durian. Baik kamu termasuk kelompok “durian lover” atau “durian hater”, buah ini tetap menjadi salah satu simbol paling kuat dari kekayaan dan keunikan alam tropis Asia.

Lain kali kamu melihat durian, ingatlah: di balik duri tajam dan bau menyengat itu, tersembunyi salah satu rasa paling kompleks dan paling dicintai di dunia kuliner.

Kamu termasuk tim durian lover atau hater? Varietas durian favoritmu apa? Tulis di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar untuk "Durian: Buah Paling Kontroversial di Dunia yang Bikin Orang Benci atau Cinta"

DISKON 90% ShopeeFood

Jangan lupa makan ya — khusus 100 pembeli pertama setiap hari!

Klaim sekarang →
ShopeeFood Penawaran Terbatas
90% Diskon untuk kamu!

Jangan lupa makan ya — dapatkan voucher diskon 90% dari ShopeeFood, khusus untuk 100 pembeli pertama setiap hari!

Klaim sekarang sebelum kehabisan Ambil Diskon →